KMK yang menegkapi legal backup IAI
25 Aug 2014   15:16 WIB

Lahirnya KMK 263/KMK.01/2014 makin menegaskan peran Ikatan Akuntan Indonesia untuk mengemban amanat mengembangkan profesi Akuntan Profesional di Indonesia. KMK melengkapi payung hukum bagi IAI setelah sebelumnya pemerintah menerbitkan PMK25/PMK.01/2014 yang berisi pedoman penataan profesi akuntan di tanah air.

KMK itu menyebutkan, IAI sebagai satu-satunya organisasi profesi akuntan yang diakui pemerintah bertanggungjawab untuk menyelenggarakan ujian sertifikasi akuntan profesional berkelanjutan (PPL), serta menyusun dan menetapkan kode etik standar profesi. IAI juga diserahi tanggungjawab untuk menerapkan penegakan disiplin untuk anggota, menerbitkan sertifikat akuntan profesional, dan melakukan perjanjian saling pengakuan kesetaraan dengan asosiasi profesi akuntan lain.

KMK ini dinilai hadir disaat yang tepat, dimana Mutual Recognition Arrangement (MRA) untuk jasa akuntan segera ditandatangani secara multilateral di kawasan ASEAN. Lalu 1 Januari mendatang, kawasan ini akan memasuki era pasar bebas dengan berlakunya AEC. Indonesia dinilai merupakan salahsatu negara yang paling siap menghadapi era AEC ini.

Ref: (Majalah AKUNTAN Edisi Juli-Agustus 2014,  Hal 20)